SHALAT TARAWIH

June 25, 2010

A. Sebab Penamaan

Rosulullah bersabda:

كان رسول الله سلى الله عليه وسلم يصلي أربع ركعات في الليل ثم يتروح فأطال حتى رحمته

“Rasuulullah shalat malam empat rakaat lalu istirahat lama sekali sehingga saya merasa iba kepada beliau”.[1]

Hadits diatas merupakan dalil bahwa Kata Tarawih merupakan bentuk jamak dari  “tarwihah” yang artinya istirahat pada tiap-tiap empat raka’at. Kemudian tiap empat roka’at dari shalat malam disebut juga dengan istilah tarawih.

Shalat Sunnah yang dikerjakan pada malam hari disebut qiyamullail atau shalat lail, shalat lail juga sering disebut dengan nama shalat tahajjud. Bila shalat lail/ qiyamullail/ tahajud dikerjakan di bulan ramadlan, maka disebut shalat tarawih. Dinamakan shalat tarawih karena para salaf mengerjakan shalat malam tersebut dengan cara berhenti sejenak untuk beristirahat di tiap-tiap empat rakaat. Read the rest of this entry »


HUKUM BERMAKMUM KEPADA ORANG FASIK DAN PELAKU BID’AH dan IMAM YANG DI BENCI OLEH MAKMUM

June 9, 2010

Oleh: Rafiardi

Pengertian fasik dan bid’ah

Secara bahasa fasik adalah الخروج yaitu keluar, adapun yang di maksud istilah syar’I dari keluar di sini adalah keluar dari keta’atan kepada Allah, mencangkup keluar secara keseluruhan termasuk juga kepada orang kafir yang keluar dari keta’ayan kepada Allah ataupun terhadap orang mukmin yang  melakukan dosa besar. Fasik juga terbagi menjadi dua fasik yang mengeluarkan pelakunya dari millah:

وَأَمَّا الَّذِينَ فَسَقُوا فَمَأْوَاهُمُ النَّارُ

“Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir) maka tempat mereka adalah jahannam (QS. As-Sajadah: 20)” Read the rest of this entry »


Tanya Jawab Tentang ‘Idul FItri (bag II)

May 21, 2010

Bagaimana hukum takbiran di malam Idul Fitri? Benarkah itu bid’ah yang dilarang?

Jawaban :

Setelah menyelesaikan puasa, kaum muslimin disunnahkan untuk mengucapkan takbir, sebagai tanda syukur kepada Allah atas nikmat-Nya karena telah memberikan hidayat dan taufik-Nya kepada mereka sehingga dapat menyelesaikan ibadah puasa sampai akhir bulan. Dalam hal ini, Allah berfirman:

“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur ” (Al-Baqarah : 185) . Read the rest of this entry »


Tanya Jawab Tentang ‘Idul FItri (bag I)

May 21, 2010

Ustadz, tolong jelaskan adab dan tatacara shalat Ied!

Jawaban

  1. Shalat Ied dilaksanakan tanpa adzan dan iqamah.
  2. Berniat untuk shalat Ied dua rakaat.
  3. Rakaat pertama dimulai dengan takbiratul ihram kemudian diikuti dengan tujuh kali takbir tambahan, kemudian membaca surat Al-Fatihah dan membaca surat Qaf atau surat Al-A’la.
  4. Rakaat kedua dimulai dengan takbir kemudian diikuti dengan lima takbir tambahan, kemudian membaca surat Al-Fatihah dan surat Al-Qamar atau surat Al-Ghasiyah.
  5. Shalat Ied dilaksanakan sebelum khutbah. Read the rest of this entry »

Anak zina menjadi imam shalat

May 20, 2010

Oleh: Hendra Prasetya

Pada dasarnya para ulama’ telah sepakat mengenai bolehnya seorang anak zina untuk menjadi imam shalat ketika tidak ada anak yang lahir dari jalur yang sah untuk menjadi imam shalat.

Akan tetapi mereka berselisih pendapat ketika anak zina menjadi imam shalat sedangkan di sana terdapat anak yang sah, para ulama’ berselisih menjadi tiga pendapat :

Read the rest of this entry »


Waktu-waktu Sholat

April 29, 2010

oleh: A-Han

Sholat dalam Islam mempunyai kedudukan yang tinggi diantara ibadah-ibadah lainnya, sehingga tidak ada ibadah yang menyamai kedudukannya. Dan di antara keistimewaan sholat adalah, ia merupakan ibadah yang pertama kali diwajibkan Allah swt secara langsung terhadap RasulNYA tanpa ada perantara antara keduanya pada malam Isra’ Mi’raj yaitu di Sidratil Muntaha. Dari keistimewaan inilah ibadah sholat harus sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah saw baik dari gerakannya, do’a-do’anya sampai waktu-waktunya, sehingga barang siapa yang melaksanakan sholat tidak sesuai dengan tuntunan yang diajarkan Rasulullah saw maka amalannya tertolak. Contohnya,  jika seseorang sholat akan tetapi dia tidak mengikuti waktu yang ditetapkan oleh Nabi saw maka sholatnya batal dan tertolak disisi Allah swt karena dia mengerjakannya tidak sesuai dengan yang diajarkan Rasulullah saw.

Read the rest of this entry »


Shalat ‘Iedain (dua hari raya)

April 29, 2010

Oleh: Hendro Prasetyo

Defenisi

Secara etimologi ‘ied العيد musytaq (pecahan) dari kata العود  yaitu yang berarti kembali setiap tahun atau kembali merasa bahagia dengan kehadirannya.”[1]

Adapun secara terminologi shalat iedain adalah shalat Iedul Fitri dan shalat Iedul Adha.

Masyru’iyah dan hukum

Shalat iedain (dua hari raya) disyareatkan pada tahun pertama Hijriyah dan hukumnya adalah sunnah muakkadah menurut jumhur ulama’, meskipun Madzhab Hanabilah mengatakan hukumnya adalah fardhu kifayah, bahan Hnafiyah mewajibkannya, namun pendapa yang paling benar adalah sunnah muakkadah dan dilakukan secara berjama’ah, Rasulullah saw sangat menganjurkannya dan menyuruh kepada laki-laki dan perempuan untuk pergi keluar menunaikannya. Sebagaimana firman Allah swt Read the rest of this entry »